Potala Palace, Istana Musim Dingin Dalai Lama

posted in: China | 0
Potala Palace

Potala Palace, salah satu tempat wajib yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Tibet. Berada di Lhasa, ibu kota Tibet, monastery ini terletak di ketinggian 3.700m. Potala Palace mulai dibangun tahun 1645 oleh Dalai Lama ke-5. Terdiri dari 13 lantai dan lebih dari 1.000 kamar, tempat ini menjadi tempat kediaman utama Dalai Lama selama musim dingin sebelum diambil alih oleh pemerintah China (1649 sampai dengan 1959). Saat ini, Potala Palace dialih fungsikan menjadi museum sejak tahun 1959.

Pengunjung yang diizinkan mendatangi tempat ini dibatasi sebanyak 1.600 perhari dengan waktu berkunjung hanya enam jam perhari. Ada penambahan jumlah pengungjung di musim liburan sekitar bulan Juli hingga September. Untuk pembelian tiket dan berkunjung ke Potala Palace, pengunjung wajib didampingi oleh pemandu lokal. Untuk masuk ke dalam halaman istana, kita akan melalui pemeriksaan yang ketat, salah satunya pemeriksaan tiket masuk dan passport.

Potala Palace dilihat dari Potala Square

Karena berada di ketinggian 3.600m dan kita perlu menaiki tangga, disarankan untuk bergerak dan perlahan agar tidak mudah lelah karena tipisnya oksigen. Kita akan dibuat takjub dengan kemegahan bangunan istana dan seisi ruangan.

Potala Palace dibagi menjadi dua, Red Palace dan White Palace. Pengunjung tidak diperbolehkan mengabadikan photo setelah melewati White Palace. Dari salah satu teras Potala Palace, kita bisa melihat pemandangan kota Lhasa dari ketinggian dan juga ke arah Potala Square.

Dari lapangn terbuka di lantai 9 di depan White Palace, kita dapat melihat ke arah jendela kuning yang dulunya merupakan kamar Dalai Lama. Begitu masuk ke dalam White Palace, pengunjung dilarang untuk mengabdikan photo selama di dalam. Dalam Red Palace, kita akan melihat makam para Dalai Lama yang berupa pagoda.

Dahulu, terdapat ribuan biksu yang tinggal, belajar, dan hidup di Potala Palace. Sekarang ini kita masih dapat melihat biksu di sini, tapi jumlahnya tidak banyak. Selalu kagum dengan bangunan megah dan luas seperti ini. Tidak terbayang bagaimana pembuatannya ratusan tahun yang lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *