Chasing ‘Sakura’

posted in: Jepang | 12

Udah tahu donk bunga sakura yang cantik tapi β€˜ga panjang umur itu πŸ˜…. Pasti udah tahu juga kan biasanya kalau denger sakura ingetnya negara mana? Yups, Jepang! Beberapa tahun terakhir ini Jepang semakin booming menjadi tujuan wisatawan Indonesia yang berlibur ke Jepang di musim semi untuk lihat sakura mekar. Well, sebenenernya sih sakura ada di beberapa negara Asia lainnya kayak Korea, China, atau India tapi emang Jepang itu identik banget yah dengan sakura-nya di musim semi.

Utano Youth Hostel, Kyoto

Setiap tahun, waktunya bunga sakura bermekaran di Jepang itu berbeda-beda tergantung cuaca dan wilayah. Biasanya wilayah utara akan mekar lebih lambat dibandingin ama wilayah selatan karena cuaca di utara lebih dingin. Jadi kalau punya rencana mau lihat sakura di sana, jangan lupa rajin-rajin cek cherry blossom forecast yah.

norak sedikit boleh yah πŸ˜„

Perjalanan ke Jepang adalah trip pertama ke negara asalnya Doraemon dan Conan πŸ˜„ dan langsung pergi pas di spring karena emang berharap bisa lihat sakura. Kota yang didatangi untuk lihat sakura yaitu Tokyo, Osaka dan Kyoto di akhir bulan Maret.

Mendarat di Osaka dan lanjut perjalanan untuk nginap di Kyoto, saat itu suhu berkisar antara 5-8˚C (πŸ₯Ά dingiiinnn buat orang tropis macam kita).  Eksplore Kyoto dan Osaka selama 4 hari belum banyak pohon sakura yang full blooming, tapi beruntung bisa lihat pohon yang sudah mulai mekar. Sepertinya tahun itu emang cuacanya lebih dingin jadi sakura-nya terlambat mekar.

sakura di halaman belakang hostel

Setelah eksplore Kyoto, Osaka, dan Kawaguchi perjalanan dilanjutkan ke Tokyo sebagai tempat tujuan terakhir sebelum pulang ke Jakarta. Setelah sampai di Tokyo terasa sekali perbedaan cuaca yang waktu itu di Tokyo suhu sekitar 10-20˚C. Disitu saya merasa pantesan orang Jepang senang dengan musim semi, karena musim dingin-nya itu emang cukup sadis Bersyukur disambut dengan cuaca yang lebih hangat, keberuntungan juga didapat karena sakura sudah banyak yang full blooming di Tokyo ini.

Yiippiieee…!!!

Senangnya bisa lihat sakura dan ikutan hanami. Hanami ini tradisi Jepang untuk lihat bunga sakura yang merupakan lambang kebahagiaan datangnya musim semi. Di saat hanami biasanya orang Jepang sekalian piknik gelar tikar/alas di bawah pohon sakura di taman-taman yang ada di Jepang sambil makan-makan dan kumpul barengan saudara atau teman.

hanami-an

Berikut beberapa rekomendasi tempat di Tokyo untuk melihat sakura dan ikutan hanami:

  1. Ueno Park

Ueno ini taman yang paling ramai dikunjungi untuk lihat sakura dan untuk hanami. Dengan lebih dari 1,000 pohon sakura yang ada, kemanapun mata memandang akan dimanjakan dengan bunga sakura yang bermekaran, mulai dari yang warna pink sampai putih. Ueno Park bisa dicapai dengan naik kereta dan turun di JR Ueno Station, dan keluar di β€˜Exit Park’. Untuk jam operasionalnya  mulai jam  05.00 – 23.00 dan harga tiket masuk : JPY 620.

crowded park

Waktu itu saya ke Ueno di hari terakhir. Malamnya akan pulang ke Jakarta dari Tokyo. Udah berasa sombong kek orang asli Jepang pas di Tokyo. Karena kemana-mana udah β€˜ga pake jaket, suhu sudah lebih panas sekitar 18-22 ̊C.

2. Shinjuku Gyoen

Taman ini merupakan Taman Nasional yang terletak di kawasan Shinjuku dan merupakan salah satu spot hanami yang paling ramai. Taman-nya sendiri ini luas banget, sekitar 58,3ha dengan berbagai macam jenis sakura. Jam buka Shinjuku Gyoen ini dari jam 09.00 pagi dan tutup jam 16.00. Untuk kesini kamu bisa turun di JR Shinjuku Station  (keluar ke arah pintu selatan trus lanjut jalan kaki sekitar 10menit), Shinjuku-Gyoenmae station (pintu keluar 1 & jalan kaki sekitar 5menit), atau Shinjuku-Sanchome station (pintu keluar E5, sekitar 5menit jalan kaki). Rasanya pengen photo semua sudut saking banyaknya pohon sakura (norak mode on iniihh 🀣).

3. Chidorigafuchi

Chidorigafuchi terletak di arah barat laut dari Istana Kerajaan, tempat ini terkenal untuk melihat sakura yang tempatnya dikelilingi pemandangan yang indah. Salah satu cara paling asik untuk nikmatin sakura bisa dengan naik perahu, dengan biaya 800 yen (di luar musim sakura sekitar 600yen) dari jam 11.00 – 17.30 dengan libur hari Senin. Di sini juga pohon-pohon sakuranya dihias lampu dan lampu hias akan dinyalakan di malam hari sampai dengan jam 10.00 malam. Kamu bias naik kereta dan turun di Kudanshita Station kemudian lanjut jalan kaki sekitar 5 menit, sampai deh.

row .. row..row..your boat

4. Imperial Palace

Kompleks Kerajaan Kaisar Jepang! Emang sih, β€˜ga bisa masuk ke dalam istananya dan cuma bisa masuk ke sebagian halaman istana termasuk East Garden, tapi ini aja tempatnya luaaassssss banget! Untuk ke Imperial Palace kamu bisa naik kereta dan turun di Tokyo Station, lanjut jalan kaki sekitar 10 menit. Biasanya ada penjaga yang akan mengarahkan pengunjung untuk kasih tahu harus jalan ke arah mana. Kebayang punya rumah halaman segede gini apa rasanya πŸ€”

salah satu sudut di halaman Imperial Palace
halaman Imperial Palace yang dibuka untuk umum

5. Hitachi Seaside Park

Terkenal dengan hamparan bunga Nemophilia ini dan awalnya ke sini memang mau lihat bunga Nemophilia. Nah ini tempatnya luas banget dan karena kurang perencanaan menjelajah di sini, jadinya β€˜ga bisa nyampe ke tempat Nemophilia (😭 padahal warna bunga ini warna favorit 😭), jadi hanya lihat beberapa pohon sakura yang pas lagi mekar. Untuk ke tempat ini kamu bisa naik kereta JR Joban Line dan turun di Katsuta Station, kemudian lanjut dengan bus sekitar 20-30 menit. Jam buka mulai dari jam 07.00 – 17.00 (bulan Maret – Juli) dengan tiket masuk seharga 450yen.

6. Yoyogi Koen/Yoyogi Park

Salah satu taman kota terbesar di Tokyo, Yoyogi Park tidak memiliki pohon sakura sebanyak taman yang lain. Namun, Yoyogi Park tetap merupakan salah satu tempat favorit untuk melihat sakura dan hanami. Yoyogi Park dapat ditempuh dengan JR Yamanote Line dan turun di Harajuku Station kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 5menit. Tidak ada biaya masuk dan taman buka sepanjang waktu.

Sebenernya masih banyak spot untuk lihat sakura dan hanami-an di Tokyo ini, bisa dicari infonya kalua mau explore lebih banyak. Buat kamu yang mau liburan ke Jepang pas musim semi, book tiket pesawat dan akomodasi jauh-jauh hari yah. Karena peak season, jadi mungkin tiket akan jauh lebih mahal kalau belinya mepet.